Kamis, 27 Desember 2012

Kamus Indonesia-Inggris-Mandarin




Judul       : Kamus Tematik 3 Bahasa
Seri          : Hobi, Rumah Sakit, Pekerjaan, Pasar, Makanan & Minuman, Keluarga, Transport dll
Harga      : Rp 23.000

Dunia teknologi dan bisnis internasional yang semakin maju beberapa tahun ini membuat bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin sangat penting untuk dikuasai. Nah, lebih efektif bila anak anda sejak kecil sudah diajari mengenai kosakata ketiga bahasa tersebut. Karena pada usia yang masih belia mereka akan lebih mudah menyerap dan menghafal kata-kata.

Buku “Kamus Tematik 3 Bahasa” seri Hobi ini akan membantu penguasaan kosakata anak terhadap macam-macam jenis hobi seperti menggambar, melukis, memelihara burung dan masih banyak yang lainnya kedalam bahasa Inggris dan Mandarin. Disertai dengan ilustrasi gambar yang menarik dan full colur akan semakin mempermudah anak dalam belajar.

Yang menarik, anak akan distimulasi untuk tertarik mempelajari kosakata baru melalui ilustrasi yang disajikan.

Mengajari Anak Untuk Berbuat Sopan


 Anak berusia enam sampai 12 tahun merupakan usia rentan di mana mereka sering kali meniru kata-kata kasar, baik dari teman atau lingkungannya. Tingkah lakunya ini tentu membuat Anda terserang sakit kepala hebat. Bagaimana tidak ketika anak tidak sopan tentu akan memberikan dampak buruk pandangan orang terhadap pola asuh orangtuanya.
Biasanya, di usia enam sampai 12 tahun inilah anak-anak susah diatur dan jarang mendengarkan ucapan orangtua. Salah satu cara untuk mengatasinya, dengan menanamkan sikap positif agar anak-anak tidak meniru kebiasaan buruk yang ada pada lingkungan. Dan berikut cara lainnya yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi tingkah laku anak tidak sopan:
  • Menanamkan nilai positif sejak kecil dengan kebiasaan pola hidup yang baik dari orangtua. Misalkan, mengajarkan mereka dengan kata-kata ajaib seperti terimakasih, maaf, pemirsi, dan kata-kata sopan lainnya. Jika hal ini ditanamkan sejak kecil, mereka akan selalu terbiasa dengan hal tersebut meski dipengaruhi oleh lingkungannya.
  • Berkomunikasi dengan baik bersama anak, dengan meluangkan waktu Anda untuk duduk bersama di meja makan. Di sini Anda dapat menanyakan aktifitas apa yang dilakukan oleh anak, seperti sekolahnya atau teman-temannya. Jika menemukan tingkah anak tidak sopan di sekolahnya, jalinlah komunikasi yang baik dengan gurunya dan segera mengambil tindakan untuk anak.
  • Mengingatkan mengenai larangan-larangan yang memang tidak boleh dilakukan. Misalkan anak boleh bermain dengan siapa saja namun ada batasannya sepeti tidak mengikuti kebiasaan teman seperti membolos, berkata tidak sopan dan lainnya.
Jangan lelah untuk selalu membimbing dan memberikan pelajaran positif sedini mungkin. Hadapi masalah anak tidak sopan sebagai salah satu pengalaman dalam kehidupan Anda. Pengalaman ini tentu dapat menjadi pembelajaran tersendiri ataupun dibagi bersama orangtua lainnya.

Rabu, 26 Desember 2012

Standar Penilaian Dalam Kurikulum 2013

Perubahan kurikulum yang akan diberlakukan pada 2013 mendatang memiliki tujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa dan mendorong siswa untuk aktif. Pada kurikulum baru, siswa bukan lagi menjadi obyek tapi justru menjadi subyek dengan ikut mengembangkan tema yang ada.

Dengan adanya perubahan ini, tentunya berbagai standar dalam komponen pendidikan akan berubah. Baik dari standar isi, standar proses maupun standar kompetensi lulusan. Lalu bagaimana dengan standar penilaian? Apa yang akan dinilai oleh para guru dengan sistem pengajaran yang berbeda ini?

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa standar penilaian pada kurikulum baru tentu berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Mengingat tujuannya untuk mendorong siswa aktif dalam tiap materi pembelajaran, maka salah satu komponen nilai siswa adalah jika si anak banyak bertanya.

"Jadi nanti didasarkan pada keaktifan anak bertanya saat sedang belajar. Biasanya kan anak-anak malas bertanya, ini tidak bisa lagi," ujar Nuh di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/12/2012).

Selain keaktifan bertanya, komponen lain yang akan masuk dalam standar penilaian adalah proses dan hasil observasi siswa terhadap suatu masalah yang diajukan guru. Kemudian, kemampuan siswa menalar suatu masalah juga menjadi komponen penilaian sehingga anak terus diajak untuk berpikir logis.

"Kemampuan nalar ini juga yang penting. Di kurikulum baru, ini akan masuk standar penilaian untuk anak," jelas Nuh.

"Yang terakhir adalah kemampuan anak berkomunikasi melalui presentasi mengenai tema yang dibahas," tandasnya.

Sumber : Standar Kurikulum 2013

Strategi Mendidikan Terampil & Smart

 


Puncak aktivitas gerak anak berada pada usia 4-6 tahun? Dan pada saat ini tengah aktif digalakkan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Maka dari itu para orang tua seharusnya memaksimalkan dalam melatih skill dasar anak ketika sang buah hati telah menginjak usia lebih dari 3 tahun. 

Buku ""Menjadi Terampil & Smart" ini menyajikan berbagai macam latihan yang variatif & ekselen untuk anakmelalui aktivitas gerak halus, seperti aktivitas mewarna, melipat, menggunting, dan sebagainya. Ditambah proses yang interaktf antara anak dan guru/ortu akan semakin menambah efketifitas belajar.

Buku ini dibuat sebagai pegangan buat orang tua, guru, bunda PAUD, dan siapapun yang 'concern' dengan Pendidikan Anak Usia Dini. Harapannya, anak tumbuh menjadi anak yang bugar, cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Untuk mengetahui mengenai detail buku dapat dibuka di Menjadi Terampil & Smart

Sabtu, 22 Desember 2012

Hak Asuh Balita Mutlak oleh Ibu

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Komisi Yudisial untuk meninjau putusan pengadilan yang menyerahkan hak pengasuhan anak di bawah enam tahun kepada pihak ayah. Demi kepentingan pertumbuhan anak, sebaiknya anak di usia tersebut diasuh ibunya.

Ketua KPAI Seto Mulyadi mengatakan itu dalam konferensi pers di Komisi Yudisial, Jln. Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (31/10).

Di Jakarta, KPAI menemukan kasus dimana anak bayi berusia 1,5 bulan dan 3 bulan harus diasuh ayahnya sehingga kedua anak tersebut kesulitan mendapat air susu ibu (ASI). Bagaimanapun, hanya ibu secara psikologis yang bisa memberikan kenyamanan bagi bayi. “Beberapa kasus banyak ibu-ibu yang dipersulit bertemu anaknya sekalipun untuk memberikan ASI. Kami mohon perhatian dari KY untuk melihat kembali berbagai putusan pengadilan pada saat kasus anak di bawah umur khususnya di bawah lima tahun diserahkan kepada ayahnya,” ujar Seto.

Seto memberikan beberapa pengecualian hak asuh diberikan kepada ayah, yaitu jika sang ibu menderita sakit jiwa, pecandu narkoba, atau memang keinginan anak untuk diasuh ayah. Namun, untuk anak berusia di bawah enam tahun harus diasuh oleh sang ibu.
Pada beberapa kasus di Jakarta ditemukan latarbelakang faktor kekuasaan yang dimiliki orangtua sang ayah sehingga dapat mempengaruhi putusan hakim. “Kadang ada faktor kekuasaan, ekonomi, dan sebagainya. Yang dimaksud faktor kekuasaan itu seperti mungkin sang ayah orangtuanya pejabat yang dianggap lebih mampu,” ucapnya.

Sumber : Berita Anak

BKS Perang Bintang

Judul      : Buku Kerja Siswa "Perang Bintang"
Penerbit : SIC
Harga    : Rp 12.500








Memiliki ananda yang cerdas dan berkarakter adalah dambaan setiap ayah/bunda dan para guru.
Buku Kerja Siswa Perang Bintang ini dibuat sebagai sahabat belajar untuk ananda yang cerdas dan berkarakter.

Dengan BKS ini, ananda dapat meguasai materi pelajaran dan mengembangkan kreativitas dan karakter secara optimal.

Dan bagi para guru, dengan BKS ini dapat mempermudah penyiapan materi pembelajaran dan mengukur tercapainya standar kompetensi ananda.
BKS ini memuat tujuan pembelajaran, ringkasan mateti, uji kompetensi, unjuk kerja, ulangan harian, dan uji kompetensi Akhir semester.

Rabu, 19 Desember 2012


 Judul     : Smart Brain, Metode Menghafal Cepat & Meningkatkan Memori
Harga    : Rp 27.700
Penerbit : SIC
               




 Yup, kali ini kami ingin menyajikan sebuah buku yang akan melatih dan menstimulasi otak anda agar lebih peka dan berintuisi tajam.

 Kecerdasan otak atau intelegensi memang akan terus memegang peranan penting dalam suatu aktifitas manusia. Namun banyak yang salah kaprah bahwa semua jenis intelegensi adalah bawaan dari lahir, karena untuk kecerdasan tertentu seseorang bisa melatih mengasahnya. Salah satunya adalah kecerdasan berupa daya ingat. Banyak sekali pengembangan metode dalam melatih daya ingat.

 Namun metode paling simpel namun high recommended adalah melalui buku, dan “Smart Brain” ini merupakan salah satu buku berupa metode untuk mempertajam daya ingat melalui poin-poin tertentu, antara lain dengan linier thingking, skimming ataupun pemetaan pikiran. Semua akan dijabarkan dalam buku ini dengan mudah namun siap mengasah skill memory otak anda